Ternyat Jakarta Menyimpan Banyak Harta Karun

Ternyat Jakarta Menyimpan Banyak Harta Karun

Ibu Kota Jakarta merupakan kota yang mempunyai sejarah panjang. Kota yang dibangun sejak zaman kolonial, walaupun nama berubah dengan beriringnya waktu dari sunda kelapa hingga jakarta ini juga menyimpan banyak tempat tersembunyi yang mempunyai nilai sejarah.

Bahkan banyak tempat-tempat tersembunyi tersebut yang sebenarnya kurang disadari keberadaannya. Padahal, tempat-tempat itu berada di tengah pusat keramaian ibu kota. Tempat-tempat tersembunyi itu sampai saat ini dipelihara dengan baik untuk menceritakan semua rahasia yang pernah ada di dalamnya.

Berikut tempat-tempat tersembunyi yang ada di Jakarta dan menyimpan banyak ‘harta karun’, sebagaimana dihimpun dariberbagai sumber

1. Jejak pahlawan di penjara bawah tanah Museum Fatahillah.

ternyat-jakarta-menyimpan-banyak-harta-karunfoto: YouTube

Di balik kemegahan bangunan Museum Fatahillah ada sebuah sejarah yang mengerikan. Ada penjara bawah tanah di dua lokasi yang berbeda. Pertama di bawah gedung (sekarang sudah tidak bisa dimasuki karena tergenang air), dan halaman belakang (jeruji besinya masih terlihat dari luar). Tempatnya pengap, lembab, dan dilengkapi dengan jeruji tebal dan ganda. Nyaris tidak ada cahaya yang bisa masuk.

Di penjara yang terletak di halaman belakang masih tertinggal bola-bola besi yang siap diikatkan kepada narapidana. Banyak narapidana yang meninggal di sini pada masa kolonial Belanda. Beberapa pahlawan nasional pernah dipenjara di sini yaitu Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, dan Untung Suropati.

2. Petak 9 di Glodok.

Tempat JKT harta karun

foto: pegipegi

Daerah Glodok di Jakarta terkenal sebagai tempat perdagangan. Namun selain itu, daerah ini juga menyimpan banyak tempat indah untuk dikunjungi, seperti Petak 9 yang menyajikan banyak nuansa Tionghoa.

Lokasi pecinan ini terletak di sepanjang Jalan Kemenangan III 13, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat. Selain ada klenteng, hiasan-hiasan ala Tionghoa juga banyak terlihat, apalagi saat Imlek dan Cap Gomeh tiba. Banyak pakaian dan makanan khas Tionghoa dijual di sini.

3. Pohon mindi yang diawetkan di Ancol.

ternyat-jakartamenyimpan-banyak-harta-karunfoto: indonesiakayaraya13

Saat ke Taman Impian Jaya Ancol, jangan lewatkan untuk mengunjungi Ereveld Ancol, pemakaman tempat dikuburkannya para serdadu Belanda dan masyarakat sipil Indonesia pro Belanda yang menjadi korban kekejaman penjajah Jepang di masa Perang Dunia ke-II.

Di dalam pemakaman ini ada sebatang pohon mindi yang mati dan telah diawetkan. Hanya batangnya saja tanpa sehelai daun pun. Ternyata pohon ini dulunya dijadikan sebagai tempat eksekusi 200 orang (Belanda dan sipil lokal) oleh tentara Jepang selama periode 1942-1945.

Kini di sekitar pohon tersebut dibuat tempat duduk dari batu granit memutar berbentuk setengah lingkaran. Di batang pohon tersebut terdapat prasasti bertuliskan Hemelboom (pohon surga) yang memuat penggalan puisi “For The Fallen” karya seorang penyair Inggris, Laurence Binyon.

4. Suara Bung Karno di Ruang Proklamasi Monas.

ternyat-jakarta-menyimpan-banyakharta-karunfoto: muhfahrulrozi

Tugu monumen nasional (Monas) menjadi objek wisata utama di Jakarta. Pengunjung umumnya datang ke Monas untuk menikmati puncak Monas dan ruang museum sejarah serta halaman Monas yang luas.

Dari sejumlah ruangan yang di Monas, ada sebuah ruangan yang khusus disediakan untuk mendengarkan pidato pembacaan teks proklamasi oleh Bung Karno. Ruangan itu dikenal dengan ruang kemerdekaan atau ruang proklamasi.

4. Makan tokoh legendaris di Museum Taman Prasasti.

ternyatjakartamenyimpan-banyak-harta-karunfoto: flickr/zamroni

Bagi kamu yang suka berwisata sejarah Jakarta tentu sudah tahu tentang Museum Taman Prasasti di Jalan Tanah Abang No 1. Museum ini didominasi oleh makam bergaya Eropa, khususnya Belanda.

Tahukah kamu, selain tokoh penting masa penjajahan, di kuburan yang mempunyai luas 1,2 hektar ini pernah dimakamkan jenazah aktivis muda nasional Soe Hok Gie (1942-1969). Kamu tahu kan, siapa Soe Hok Gie yang sosoknya pernah diperankan oleh Nicholas Saputra?

Di antara para tokoh sejarah dikubur di sini adalah istri Gubernur Jenderal Inggris Thomas Stamford Raffles, Olivia Mariamne Raffles, Dr. HF Roll (1867-1935), Riboet alias Miss Tjitjih (1900-1965), dan lainnya. Nisan-nisan yang ada di sini unik-unik dan layak untuk dikunjungi.

5. Terowongan Istiqlal.

Tempat JKT harta karun

Tempat JKT harta karun

Sisi terowongan di Menara Syahbandar Sunda Kelapa/foto: merdeka.com

Tahukah kamu, di balik kemegahan Masjid Istiqlal, ada terowongan rahasia peninggalan Belanda? Lokasi tempat Istiqlal kini berdiri dahulunya adalah Taman Wilhelmina. Di atasnya juga pernah berdiri Benteng Prins Frederick yang dibongkar pada tahun 1961.

Di tempat tersebut terdapat terowongan bawah tanah yang konon berujung di Menara Syahbandar yang ada di Pelabuhan Sunda Kelapa. Terowongan ini sengaja dibuat sampai ke pelabuhan agar tentara Belanda bisa mudah lari dan sembunyi jika ada serangan datang. Sayang terowongan itu sudah ditutup. Namun sejumlah ruas terowongan masih dipelihara dipelihara dan dikunjungi.

6. Planetarium di Taman Ismail Marzuki.

Tempat JKT harta karun

Tempat JKT harta karun

foto: kiostravel-id.blogspot.co.id

Planetarium pernah menjadi tempat favorit destinasi wisata beberapa dekade lalu. Namun kini seiring belum ada pembaharuan teknologi yang ada, membuat tempat ini kurang diminati untuk dikunjungi.

Planetarium ini cocok untuk tempat belajar tentang dunia angkasa, karena di sini pengunjung bisa menyaksikan simulasi ruang angkasa di ruang utama. Namun seiring usianya yang sudah tua (didirikan tahun 1964), ada sejumlah fasilitas tidak lagi berfungsi yang membuat kenyamanan pengunjung pun berkurang.

Wah, keren-keren kan,  Pasti Kamu nggak nyangka, kok ada tempat apik dan seru di belantara Jakarta ? Nah, kamu bakal lebih nggak nyangka lagi kalau di situ menyimpan banyak harta karun. Mau Coba ???

Tags:
author

Author: